Segera Daftar! Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Tanpa Uang Gedung


FK Tanpa Uang Pangkal/IPI/Uang Gedung

Kabar baik bagi lulusan SMA/MA/sederajat yang bercita-cita menjadi dokter. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi membuka penerimaan mahasiswa baru Jalur Mandiri Program Studi Kedokteran Tahun Akademik 2026/2027. Program studi ini menjadi tonggak sejarah baru bagi UIN Sunan Kalijaga setelah Fakultas Kedokteran beserta Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi diresmikan secara langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., pada 4 Juni 2026. Peresmian tersebut menandai dimulainya pendidikan kedokteran di UIN Sunan Kalijaga yang mengintegrasikan sains kedokteran modern dengan nilai-nilai keislaman, profesionalisme, dan kemanusiaan.

Program Studi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga memiliki keunggulan pada pendekatan promotif dan preventif terhadap penyakit muskuloskeletal serta kesehatan lansia melalui Community-Based Aging Program, kolaborasi interprofesi kesehatan, serta penguatan karakter dokter yang berintegritas. Kehadiran program studi ini diharapkan mampu melahirkan dokter yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, etika profesi, dan spiritualitas yang kuat.

Penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri dibuka dalam tiga gelombang. Gelombang I berlangsung pada 29 Mei–29 Juni 2026, Gelombang II pada 9–31 Juli 2026, sedangkan Gelombang III dibuka pada 7–18 Agustus 2026. Calon mahasiswa disarankan segera melakukan pendaftaran pada gelombang awal karena kuota penerimaan angkatan pertama sangat terbatas, yaitu 50 mahasiswa.

Untuk dapat mengikuti seleksi, peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan umum, yaitu lulus SMA/MA/sederajat tahun 2024, 2025, atau 2026, berusia maksimal 22 tahun per 1 Juli 2026, serta bagi lulusan tahun 2026 dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL). Selain itu, peserta wajib tidak buta warna yang dibuktikan melalui surat pemeriksaan dokter.

Proses pendaftaran dilakukan secara mudah. Calon mahasiswa terlebih dahulu melakukan pembayaran biaya seleksi sebesar Rp500.000 di seluruh jaringan Bank Mandiri melalui teller, ATM, Livin' by Mandiri maupun layanan internet banking menggunakan kode bayar 976 diikuti tanggal lahir menggunakan format ddmmyyyy. Contoh, kelahiran 06 Juni 2006, maka kode bayarnya adalah 97606062006. Setelah transaksi berhasil, peserta mengakses laman admisi UIN Sunan Kalijaga, mengisi formulir pendaftaran secara lengkap, kemudian memasukkan PIN 8 digit dan PIN 16 digit yang diperoleh dari bukti pembayaran. Tahap terakhir adalah mencetak kartu peserta ujian melalui laman admisi.uin-suka.ac.id sebagai syarat mengikuti seleksi CBT.

Seleksi Jalur Mandiri Kedokteran menggunakan Computer Based Test (CBT) yang dilaksanakan secara onsite di Fakultas Kedokteran dan di Gedung Rektorat Lama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Materi ujian terdiri atas empat kelompok, yaitu Dasar Penalaran (120 soal), Literasi Bidang Kedokteran (25 soal), Literasi Dasar Keagamaan (15 soal), dan Literasi Bahasa Inggris (10 soal). Komposisi materi tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir logis, pemahaman dasar ilmu kesehatan, wawasan keislaman, serta kemampuan memahami literatur berbahasa Inggris yang menjadi bekal penting dalam pendidikan kedokteran.

Peserta yang dinyatakan lulus CBT masih harus mengikuti tahapan seleksi lanjutan. Tahapan tersebut meliputi Tes Psikologi di Applied Psychology Center (APC) UIN Sunan Kalijaga, serta tes kesehatan di Klinik Pratama UIN Sunan Kalijaga yang mencakup pemeriksaan fisik dasar, validasi bebas buta warna, dan pemeriksaan bebas narkoba. Biaya Tes Psikologi sebesar Rp600.000, sedangkan biaya pemeriksaan kesehatan sebesar Rp300.000. Peserta yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan khusus akan dinyatakan gugur sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari sisi pembiayaan, UIN Sunan Kalijaga menetapkan bahwa tidak ada uang pangkal maupun uang gedung bagi mahasiswa Program Studi Kedokteran. Mahasiswa hanya membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semester dengan besaran Rp45.000.000 per semester. Skema ini diharapkan memberikan kepastian biaya pendidikan bagi calon mahasiswa dan orang tua sejak awal proses penerimaan.

Bagi masyarakat yang ingin menjadi bagian dari sejarah angkatan pertama Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga, kesempatan ini merupakan momentum yang sangat berharga. Selain memperoleh pendidikan kedokteran berbasis integrasi ilmu dan nilai-nilai keislaman, mahasiswa juga akan menjadi generasi pionir yang ikut membangun tradisi akademik Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga ke depan.

Informasi lebih lanjut mengenai alur pendaftaran maupun konsultasi penerimaan mahasiswa baru dapat diperoleh melalui akun Instagram @admisi.uinsk, layanan WhatsApp 0817-2302-020, atau melalui laman resmi admisi.uin-suka.ac.id. 

(Tim Media Admisi)